Blogger templates

  • Replace This Text With Your Featured Post 1 Description.
    • Replace This Text With Your Featured Post 1 Description.
    • Replace This Text With Your Featured Post 2 Description.
    • Replace This Text With Your Featured Post 3 Description.
    • Replace This Text With Your Featured Post 4 Description.

Senin, 15 September 2014

Menjadi berbeda



Menjadi berbeda untuk kebanyakan orang adalah hal yang sangat sulit. Berbeda itu seperti seekor kelinci di tengah kambing. Atau seperti satu pohon apel di antara deretan pohon jeruk di kebun jeruk. Padahal, menjadi berbeda itu unik, akan membuat seseorang menjadi mudah terlihat. Setiap mata seolah tertuju padanya. Tentu, akan jauh lebih baik jika beda di sini dalam konteks perbedaan yang positif.

Menjadi berbeda bisa dilakukan oleh siapa saja. Di dunia bisnis yang mengedepankan kreativitas, misalnya, perbedaan itu justru harus terus-menerus dilakukan agar hasil yang didapatkan tidak seragam dan bisa tampil menonjol di tengah kompetitor.

Jika kita memang baru belajar menjadi berbeda, ingin keluar menjadi individu yang berbeda, dan terlihat berbeda (agar hasil dari perbedaan itu bisa membuat kita mengubah keadaan sekitar menjadi lebih baik), maka hal ini yang harus kita lakukan:
 

1. Mulai Dari Pola Pikir

Pola pikir kita harus dibiasakan berbeda dengan orang lain. Seorang yang berbeda akan melihat hal-hal di hadapannya dengan sudut pandang yang kreatif. Sebuah tumpukan koran untuk orang biasa, hanya terlihat sebagai sampah yang kemudian cepat-cepat mereka kumpulkan untuk dijual kembali. Sedang untuk orang dengan pola pikir berbeda, maka tumpukan koran itu bisa saja dijadikan kerajinan seperti vas bunga, tempat pensil, bunga kertas, yang tentu saja nilai jualnya jauh lebih tinggi dari tumpukan koran yang belum diolah.
 

2. Jangan Takut Dicemooh

Ejekan orang lain yang tidak bisa melihat perbedaan sering menyakitkan. Dan tentu saja akan semakin menyakitkan, jika kita tidak bisa fokus pada mimpi yang selama ini ingin kita raih.

Takut dengan cemoohan orang lain kepada kita, itu artinya kita belum memiliki mental yang kuat. Jika itu yang terjadi maka yang harus kita perbaiki lebih dahulu adalah mental kita dalam menghadapi orang lain. Lakukan sesuatu yang berbeda dalam skala kecil terlebih dahulu. Misalnya mencoba mengemukakan opini kita yang berbeda dari orang lain, atau mencoba mengembangkan imajinasi seluasnya (bisa dipelajari dari anak-anak). Jika kita merasa tidak masalah dengan hal seperti itu, itu artinya kita sudah mulai melangkah di bagian awal zona bernama perbedaan.

3. Belajar Berani

Agar bisa menjadi berbeda, yang wajib kita miliki adalah keberanian—berani untuk melakukan hal-hal yang berbeda dan yakin perbedaan itu akan membuat kita menjadi manusia yang lebih bermanfaat.

Belajar berani mengambil keputusan untuk tidak hanya menjadi pengikut, adalah hal paling awal yang bisa kita pelajari. Berani berkata tidak adalah langkah berikutnya. Berani mengecewakan orang lain untuk hal yang sifatnya prinsip dan kita anggap benar adalah langkah yang lainnya lain.
 

4. Jangan Berhenti di Tengah Jalan

Hal berbeda yang kita lakukan, ketika sudah menemui jalan suksesnya, akan mendatangkan orang-orang yang akan mengikuti/meniru apa yang kita lakukan. Kita tidak perlu berhenti atau putus asa karena hal itu. Kita juga tidak perlu berhenti di tengah jalan hanya karena ide kita dicuri orang lain. Kita adalah kepala dan pengikut kita adalah ekor. Tugas kita terus mencari inovasi sesuatu yang berbeda.

Percayalah yang pertama selalu menjadi yang diingat oleh orang lain.
 

5. Mulai dari Sekarang!

It’s now or never, itu kata sebuah lagu. Ambil keputusan sekarang atau tidak sama sekali.
Berlama-lama berpikir untuk mengambil keputusan, hanya akan menghasilkan kebimbangan, bukan keputusan yang matang. Kita akan menjadi ragu dan semakin takut untuk mengambil keputusan. Maka, lakukan sekarang. Dan nikmati kenyataan bahwa menjadi berbeda itu membuat hidup kita jauh lebih berwarna.

Catatan: Harus diingat, sekadar berbeda saja belum cukup. Cari nilai manfaat yang bisa dikembangkan dari perbedaan yang kita buat. Jika itu bisa kita lakukan, niscaya nilai kreatif dari hasil perbedaaan itu bisa membuat kita sukses di berbagai bidang. Selamat mencoba!

SUMBER : www.andriewongso.com

Senin, 11 Agustus 2014

7 Cara Sederhana Memotivasi Diri Sendiri



Seringkali kita dihadapkan pada rasa tidak percaya diri yang membuat kita melupakan potensi diri kita sendiri. Untuk situasi ini, ternyata ada solusi sederhana.

"Memotivasi diri sendiri sebenarnya tidak begitu sulit," begitu kata motivator Anthony D. Carter. Malah, katanya, ada cara-cara sederhana untuk melakukannya:

1.      Tetap fokus. 
Kita harus tetap fokus pada apa yang kita inginkan. Jangan tergoda pada sesuatu hal yang baru bagaimanapun menariknya. Cara agar kita tetap fokus, menurut Carter, adalah dengan selalu memelihara kualitas dan mengevaluasi fokus kita. Jangan biarkan ketidakyakinan muncul kemudian. Kita mungkin kerap mengingat kegagalan-kegagalan di masa lalu namun jangan sampai hal itu menambah kekhawatiran kita. Ambil saja bahan pelajaran dari kegagalan itu dan tetap fokus pada langkah kita berikutnya. Maka, kekhawatiran itu akan hilang dengan sendirinya.

2.      Bacalah success stories
Kisah-kisah sukses bisa memberikan dorongan besar pada kita untuk melangkah maju. Kisah-kisah sukses yang heroik mengisahkan tokoh-tokoh yang membalikkan ketidakmungkinan menjadi kenyataan memiliki daya inspirasi yang kuat. Apalagi jika latar belakang si tokoh hampir mirip dengan keadaan kita saat ini. Selain membaca kisah-kisah sukses, jangan lupakan juga untuk membaca buku-buku motivasi, pengembangan diri sebanyak yang kita mampu. Buku-buku ini tak hanya akan memberikan inspirasi tetapi juga akan memberikan tambahan skill kita untuk melangkah mencapai sukses

3.      Cari dukungan. 
Jika kita memiliki mentor atau setidak-tidaknya teman baik yang bisa diajak diskusi, jangan lewatkan untuk urun-rembuk dengan mereka. Diskusikan keinginan kita atau cita-cita kita dan jangan lupa minta masukan mereka. Umumnya mereka bisa memberikan dorongan yang akan mempertebal kepercayaan diri kita. 

4.      Catat perkembangannya. 
Mencatat perkembangan dari apa yang kita kerjakan bukan hal yang sepele. Catatan perkembangan ini bisa menjadi dorongan atau motivasi tersendiri. Karena itu penting untuk mencatat tahapan-tahapan yang kita tempuh, baik sukses atau gagal, untuk bahan evaluasi. Jangan lupakan juga untuk menentukan target-target sementara dari satu rangkaian besar yang sedang kita tempuh karena itu akan mempermudah menilai perkembangan yang sudah dicapai.

5.      Rayakan pencapaiannya. 
Meskipun merupakan pencapaian sementara, pencapaian target dalam setiap tahapan perlu juga diapresiasi. Bentuk apresiasi tak perlu mahal, yang penting ada semacam pengungkapkan rasa syukur bahwa upaya kita membuahkan hasil. Jadi ada hentakan kecil yang membanggakan. Misalnya, nonton film di bioskop (jika kita jarang menonton bioskop karena kesibukan kita) atau makan siang/malam di suatu tempat yang sebelumnya jarang kita lakukan. Bentuk apresiasi seperti ini akan menguatkan keyakinan kita dan akan membentuk kebiasaan sukses. Harus diingat bahwa apapun yang kita apresiasi akan mendapat pengulangannya sehingga ini akan memancing pencapaian-pencapaian pada tahapan-tahapan berikutnya.

6.      Belajar dari kegagalan. 
Di masa lalu kita mungkin mendapat kegagalan yang terus menghantui kita. Jangan biarkan diri kita terfokus pada kegagalan-kegagalan itu sehingga kita merasa tak berdaya. Namun sebaliknya, jadikan hal itu sebagai bahan pelajaran. Evaluasi kenapa kita bisa gagal. Atur kembali cara kita menempuh langkah itu agar tak gagal lagi. Cara ini bisa dilakukan dengan belajar lebih banyak, menambah keterampilan, atau menambah wawasan sehingga kita bisa makin percaya diri.

7.      Nikmati perjalanannya. 
Mungkin kita tidak mendapatkan apa yang kita rancang kendatipun kita sudah melakukannya dengan baik. Tak perlu putus asa, selama kita melakukan sesuatunya dengan baik dan hati-hati hasil lebih besar bisa kita dapat kemudian kendatipun pada tahapan saat ini kita gagal. Yang penting kita sudah mendapatan perkembangannya, tidak jalan di tempat. Nikmati saja perjalanannya karena ini merupakan suatu proses. Jika kita menikmati perjalanannya kita akan senang melakukannya dan itu akan menambah gairah dan kepercayaan diri kita.

Itulah nasihat dari Anthony D. Carter. Nah, sampai sebesar apa motivasi yang kita miliki untuk mencapai mimpi kita? Jika sedang down, langkah di atas layak untuk dicoba.

Sumber : www.andriewongso.com

Rabu, 30 Juli 2014

Pembelajaran yang Menyenangkan..???


Cekidot…. Gini ni caranya
1.      Menyapa siswa dengan ramah dan bersemangat
Menciptakan awal yang berkesan adalah penting karena akan mempengaruhi proses selanjutnya. Jika awalnya baik, menarik, dan memikat, maka proses pembelajaran akan lebih hidup dan menggairahkan. Oleh karena itu selalu awali kegiatan pembelajaran dengan memberikan sapaan hangat kepada siswa, misalnya “anak-anak senang bertemu kalian hari ini, kalian adalah anak-anak bapak atau/ibu yang hebat”.
Karena sapaan hangat dan raut wajah cerah memantulkan energy positif yang dapat mempegaruhi semangat para siswa. Kita dapat bayangkan jika seorang guru ketika memulai pembelajaran dengan raut muka ruwet, tidak senyum, penampilan kusut, tentu saja suasana kelas menjadi menegangkan dan menakutkan.

2.      Menciptakan suasana rileks
Ciptakanlah lingkungan yang releks, yaitu dengan menciptakan lingkungan yang nyaman. Oleh karena itu aturlah posisi tempat duduk secara berkala sesuai keinginan siswa. Bisa memakai format U, lingkaran, Cevron, dan lain-lain. Selain itu, ciptakanlah suasana kelas dimana siswa tidak takut melakukan kesalahan. Untuk menanamkan keberanian kepada siswa dalam mengemukakan pendapat atau menjawab pertanyaan, katakan kepada siswa jika jawabannya salah katakan “KAN LAGI BELAJAR”. Karena sedang belajar, maka kesalahan adalah suatu yang lumrah dan tidak berdosa.

3.      Memotivasi siswa
Kebanyakan pendidik mengajar hanya untuk mengejar target tanpa memperdulikan pemahaman peserta didik. Padahal belajar adalah suatu bentuk aktivitas manusia yang memerlukan adanya motivasi untuk mencapai tujuan. Semakin tinggi motivasi yang didapat siswa maka semakin tinggi pula keberhasilan yang akan dicapai.
Banyak cara dalam memberikan motivasi kepada siswa antara lain dengan membuat yel-yel berupa kata-kata afirmasi

4.      Menggunakan ice breaking
Dalam pelajaran terkadang kita melihat timbulnya suasana yang kurang mendukung hingga menyebabkan tidak tercapainya tujuan dari pembelajaran. Suasana yang dimaksud adalah kaku, dingin, atau beku sehingga pembelajaran saat itu menjadi kurang nyaman.  Icebreaking berguna untuk menaikkan kembali derajat perhatian peserta pelatihan (training).
Hal ini perlu dilakukan oleh guru karena berdasarkan hasil penelitian, rata-rata setiap orang untuk dapat berkonsentrasi pada satu focus tertentu hanyalah sekitar 15 menit. Setelah itu konsentrasi seseorang sudah tidak lagi dapat memusatkan perhatian (focus). Seorang guru harus peka ketika melihat gejala yang menunjukkan bahwa siswa sudah tidak dapat konsentrasi lagi dengan melakukan ice breaking agar siswa menjadi segar dan konsentrasi kembali. Ice breaking bisa berupa yel-yel, tepuk tangan,  menyanyi, gerak dan lagu, gerak anggota badan, dan games.

5.      Menggunakan metode yang variatif
Individu adalah makhluk yang unik memiliki kecenderungan, kecerdasan, dan gaya belajar yang berbeda-beda. Paling tidak ada 4 gaya belajar siswa seperti yang diungkapkan Howard Gardner yaitu Auditory, Visual, Reading dan Kinesthetic.  Guru perlu menyadari bahwa siswa dalam satu kelas memiliki gaya belajar yang berbeda-beda. Oleh karena itu, untuk mengakomodir semua siswa belajar dengan latar belakang yang berbeda tersebut guru dapat menggunakan metode yang bervariasi.  Untuk mendukung hal tersebut beberapa metode praktis (Ismail SM, M.Ag, 2008, hlm. 74-88) yang dapat diterapkan antara lain :  
a.      Every one is a teacher here
Dalam metode ini setiap siswa sebagai guru. Setiap siswa menuliskan sebuah pertanyaan pada selembar kertas tentang materi pokok yang telah atau sedang dipelajari. Pertanyaan tersebut dikumpulkan dan diacak kemudian dibagikan kembali kepada siswa. Diupayakan kertas yang dikembalikan tersebut tidak kembali kepada yang membuat pertanyaan semula. Kemudian siswa diminta untuk membacakan pertanyaan yang ada padanya dan menjawabnya sesuai dengan kemampuannya selanjutnya diberikan kesempatan kepada siswa yang lain untuk menambahkan jawabannya.
b.      The Power of two and four
Guru menetapkan satu masalah atau pertanyaan terkait dengan materi yang telah atau sedang dipelejari. Setiap siswa diminta memikirkan jawabannya masing-masing  kemudian mencari pasangan untuk mendiskusikannya. Setelah berdiskusi dengan pasangannya masing-masing, siswa diminta untuk membuat kelompok dimana masing masing kelompok terdiri dari 4 orang. Setiap kelompok kembali mendiskusikan persoalan yang sama.
c.       Card sort
Dalam metode ini, guru menyiapkan kartu berisi tentang materi pokok yang telah atau sedang dipelajari. Isi kartu terdiri dari kartu induk (topic utama) dan kartu rincian. Seluruh kartu diacak kemudian dibagikan kepada setiap siswa. Perintahkan kepada siswa untuk bergerak mencari kartu induknya. Setelah ketemu kartu induknya, siswa secara otomatis akan membuat kelompok sesuai dengan topic atau kartu induknya dan menyusun rincian sesuai dengan urutannya masing-masing. Guru kemudian mengecek apakah ada siswa yang salah masuk kelompok atau salah dalam mengurutkan rinciannya.
d.      Reading aloud
Guru memilih sebuah teks yang menarik sesuai dengan topik pembelajaran yang dibagi dalam potongan-potongan kertas untuk dibaca dengan keras oleh siswa secara bergantian. Ketika bacaan-bacaan tersebut berjalan, guru menghentikan di beberapa tempat untuk menekankan poin-poin tertentu, kemudian guru memunculkan beberapa pertanyaan, atau memberikan contoh-contoh. Guru dapat membuat diskusi-diskusi singkat jika para siswa menunjukan minat dalam bagian tertentu.



 (Karya : Muhammad abduh)

Semoga Bermanfaat
Salam Sobat FLC
Jangan lupa komentarnya….. ^_^

Kamis, 03 Juli 2014

Penerimaan Siswa Baru Bimbel FLC Mojokerto tingkat SD/SMP/SMA tahun ajaran 2014/2015

 Percayakan putra - putri anda pada yang berpengalaman
Jangan salah pilih ya.....

Mengapa harus pilih BIMBEL FLC..???
1.      Kualitas kami sudah terbukti
2.      Banyak lulusan kami meraih peringkat 1 disekolahnya masing-masing
3.      Banyak lulusan kami yang masuk di PTN Favorit
4.      Bahkan lulusan kami meraih nilai UN tertinggi ke-2 se-JATIM utk tingkat SMA Tahun 2013
5.      Lulusan kami banyak yg menjuarai olimpiade tingkat SMA






Senin, 16 Juni 2014

LOWONGAN PEKERJAAN BIMBEL FLC MOJOKERTO JUNI - JULI 2014

Mengingat pesatnya perkembangan Bimbel FLC pada tahun ajaran 2013 - 2014 dengan siswa mencapai ratusan alumni, maka di butuhkan tenaga baru untuk memenuhi permintaan pasar yang luar biasa dewasa ini, Bimbel FLC membuka lowongan pekerjaan untuk mengisi formasi tenaga pendidik (tentor) dan tenaga kependidikan (staff administrasi), bagi anda yang berminat untuk BELAJAR dan bergabung dengan kami, silahkan kirim lamaran anda lengkap via email/pos express.

Rasakan pengalaman berbeda dengan bergabung bersama BIMBEL FLC...
Salam Cerdas...